Kepercayaan, Loyalitas dan Kepuasan Kerja Sebagai Mediator Hubungan Perilaku Pemimpin Transformasional dan Transaksional dengan Perilaku Warga Puskesmas di Kabupaten Kutai Barat

Tugas Akhir/Tesis Kesehatan Masyarakat
Penulis: Zulkarnain 
Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada 
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat 
Jurusan Ilmu-Ilmu Kesehatan 
Minat Utama Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan


Ringkasan:


Kepemimpinan adalah proses yang sangat penting dalam setiap organisasi. Kepemimpinan merupakan salah satu variabel yang akan menentukan sukses atau gagalnya suatu organisasi. Puskesmas di kabupaten Kutai Barat terdiri atas 16 Puskesmas induk dan 56 Puskesmas pembantu yang didukung oleh 381 karyawan. Data-data yang dikumpulkan menunjukan kinerja Puskesmas belum sesuai dengan harapan, sementara tuntutan masyarakat akan pelayanan Puskesmas yang bermutu dan terjangkau terus meningkat. Untuk mengatasi masalah ini diperlukan suatu pola kepemimpinan yang mampu mengubah cara pandang karyawan sekaligus mampu memotivasi karyawan untuk menyadari perlunya pelaksanaan tugas yang baik untuk mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku kepemimpinan transformasional dan perilaku kepemimpinan transaksional kepala Puskesmas, dan mengetahui hubungannya dengan perilaku warga organisasi Puskesmas melalui mediator kepercayaan dan loyalitas karyawan kepada pimpinan dan kepuasan kerja karyawan.
 
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan rancangan penelitian observasional non eksperimen dengan pendekatan cross sectional survei dan sampel yang diperlukan sebanyak 162 karyawan Puskesmas, yang diambil secara proportionate stratified random sampling dari 272 karyawan Puskesmas yang memenuhi kriteria penelitian. Pengolahan data menggunakan metode korelasi regresi (regression correlations) dan analisis jalur (path analysis).
 
Hasil penelitian menunjukan hubungan positif rendah bermakna antara perilaku pemimpin transformasional dengan perilaku warga organisasi, dan hubungan sangat rendah bermakna antara perilaku pemimpin transaksional dengan perilaku warga organisasi. Kemudian terdapat hubungan positif rendah bermakna antara kepercayaan, dengan perilaku warga organisasi, positif sedang bermakna antara loyalitas dengan perilaku warga organisasi, dan positif sangat rendah tidak bermakna antara kepuasan kerja dengan perilaku warga organisasi.

Penelitian Kesehatan Masyarakat- Headline Animator